Pariwisata Sragen

indonesia-year2008.jpgKabupaten Sragen yang merupakan salah satu Daerah Tujuan Wisata ( DTW ) Kabupaten di Jawa Tengah memiliki keanekaragaman daya tarik wisata baik yang bersifat budaya maupun alam, dan lokasinya tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Sragen.

Salah satu daya tarik budaya yang banyak dikenal di Kabupaten Sragen adalah Situs kepurbakalaan yang sudah asing lagi dan telah dikenal di mancanegara, yaitu Situs Purbakala Sangiran.

Di Kabupaten Sragen dapat pula dikunjungi daerah wisata pegunungan berhawa sejuk, yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan mendaki gunung, berkemah, penjelajahan lembah, outbound dan hutan yang berada di Kawasan Obyek Wisata Pemandian Air Panas Bayanan. Lokasi ini berada tepat di kaki Gunung Lawu sebelah utara. Disamping itu dapat dikunjungi taman rekreasi air di Kolam Renang Kartika dan Waduk Kedungombo, rekreasi berkuda di Arena Balap Kuda “Nyi Ageng Serang dan Wisata Ziarah di Makam Pangeran Samudro Gunung Kemukus, keduanya berada di Kec. Sumberlawang.

Tempat yang tak kalah menarik sekaligus sebagai tujuan utama wisata rekreasi adalah Taman Dayu Alam Asri yang berada di Desa Dayu. di lokasi ini para wisatawan akan dimanjakan dengan fasilitas ta,am bermain, flying fox, Perahu Dayung, Kebun Binatang Mini, Rumah Makan, Homestay, karantina ikan-ikan laut dan masih banyak lagi.

Kabupaten Sragen dikenal juga sebagai penghasil produk batik tulis dan printing, yang berada di Desa Wisata Batik Kliwonan di Kecamatan Masaran. Di Desa Wisata Kliwonan ini pula para wisatawan juga dapat menikmati paket belajar membatik mulai proses awal sampai akhir.

Produk cenderamata khas lainnya dapat pula dibeli untuk buah tangan bila anda berkunjung ke Kabupaten Sragen, misalnya Batik Tulis halus, kerajinan tiruan fosil dari Sangiran, Wayang Beber dan lain-lain.

Selain itu, anda dapat berbelanja aneka ragam makanan khas antara lain Emping Garut (bebas kolesterol), Tempe Kripik, Intip Goreng (Kerak Nasi) dan lain-lain.

  1. rizma_cute
    23 April 2008 pukul 9:42 am

    tempat pariwisata disragen kurang banyak kenapa tidak bikin lagi supaya bisa didatangi turis>>>>

  2. 15 Juli 2008 pukul 9:38 am

    Ass.
    Saya pernah ke Dayu, konstruksinya bagus sich tapi kok daerahnya keliahatan gersang & panas padahal kan dh ada pepohonan tapi masih aja panas. Apa memang kondisi alamnya seperti itu? Oh ya Flaying Fox tempatnya strategis tapi sayang cuma satu jadi harus nunggu berjam2 bwt bisa maen. Gimana ya solusinya biar ga kelamaan nunggu. N Mau nanya dari mana dana pembangunan Dayu itu apakah dari APBD atau murni dana dari Pak Untung?
    Mohon Segera di Jawab

  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: